Breaking

Sabtu, 16 September 2017

Sejarah Ayam tarung, dan Ayam bangkok yang jarang Diketahui

Sejarah Ayam tarung
Sejarah Ayam tarung , sebelumnya pada artikel yang lalu bahwa kami sudah menjelaskan tentang perjalanan atau penemu dan Sejarah sabung ayam yang hingga populer dan menjadi trend bagi sebagian masyarakat umum. dan kali ini kita juga tidak mau ketinggalan dalam membahas sabung ayam .

Diartikel kita kali ini saya akan membahas sedikit banyak tentang pembagian jenis ayam tarung atau biasa kita sebut sabung ayam tarung dan bagaimana pembawaan ayam tersebut dan tak perlu berlama langsung kita bahas.

Sedikit penjelasan tentang penjabaran Ras sabung ayam .

Ayam memperlihatkan perbedaan morfologi di antara kedua macam kelamin (dimorfisme seksual). Ayam jantan (pintar, rooster) lebih atraktif, berukuran lebih besar, mempunyai jalu panjang, berjengger lebih besar, dan bulu ekornya panjang menjuntai. Ayam betina (babon, hen) relatif kecil, berukuran kecil, jalu pendek atau nyaris tak tampak, berjengger kecil, dan bulu ekor pendek. Perkelaminan ini dibatasi oleh cara hormon. Seandainya terjadi gangguan pada faedah fisiologi tubuhnya, ayam betina bisa berganti kelamin menjadi jantan sebab ayam dewasa masih memiliki ovotestis yang dorman dan sewaktu-waktu dapat aktif.

Sebagai binatang peliharaan, ayam dapat mengekor ke mana manusia membawanya. Hewan ini amat adaptif dan dapat dikatakan dapat hidup di sembarang tempat, asalkan ada makanan baginya. Karena tak sedikit sekali ayam peliharaan telah kehilangan kemampuan terbang yang baik, mereka lebih tidak tidak banyak menghabiskan waktu di tanah atau kadang-kadang di pohon.

Ayam berukuran kecil kadang-kadang dimangsa oleh unggas pemangsa, laksana elang.

Di Indonesia diketahui istilah ayam ras dan ayam bukan ras (buras, atau kampung). Dalam pengertian “ayam ras” menurut penjelasan dari istilah itu yang dimaksud sebetulnya yakni ras yang dioptimalkan untuk usaha komersial massal, seperti Leghorn (“lehor”). Ke dalam golongan ayam buras terdapat pula ras lokal ayam yang khas namun tak dikembangkan untuk usaha komersial massal. Ayam-ayam ras lokal demikian kini mulai dioptimalkan (dimurnikan) sebagai ayam sabung, ayam timangan (pet), atau untuk acara ritual.

Berikut ini adalah ras lokal ayam di Nusantara yang telah dioptimalkan untuk sifat/penampilan tertentu:

  • Ayam pelung, ras lokal dan unggul dari Priangan (Kabupaten Cianjur) yang mempunyai kokokan yang khas (panjang dan bernada unik), termasuk ayam hias;
  • Ayam kedu (termasuk ayam cemani), ras lokal dan mulia dari distrik Kedu dengan ciri khas warna hitam legam sampai moncong dan dagingnya, termasuk ayam pedaging dan ayam hias;
  • Ayam nunukan, ras lokal dan mulia dari Nunukan, Kaltim, dengan wujud badan tegap dan ukuran besar, keturunan ayam aduan, termasuk ayam pedaging dan hias;
  • Ayam walik putih , Terdapat pula sebanyak istilah untuk menyebut penampilan fenotipe khas tertentu tapi sifat itu tak tidak jarang kali khusus kepunyaan ras tertentu, seperti
  • Ayam walik (frizzle), ayam dengan bulu yang tidak menutupi badan tapi tegak berdiri;
  • Ayam bali, ayam dengan leher yang tidak memiliki bulu dan juga jambul di bagian kepalanya, sekarang mulai kembangkan menjadi ayam kecil atau biasa di sebut di biakmurnikan.
  • Ayam katai (bantam), istilah biasa untuk ayam dengan ukuran kecil (proporsi panjang kaki dengan ukuran badan lebih kecil ketimbang ayam “normal”), ada sekian tidak sedikit ras lokal dan ras murni seleksi yang masuk kumpulan ini;
  • Ayam ketawa, ayam (jantan) , seleksi dengan bunyi kokok terputus-putus seperti orang mengakak, diduga pertama kali sengaja diseleksi di Sulawesi Selatan, tetapi kini telah tersebar di sekian tak sedikit daerah.
Dan berikut ini kami jelaskan pembagian jenis ayam menurut beberapa sumber yang saya ambil .

SABUNG AYAM BANGKOK

Sejarah Ayam tarung

Ini adalah beberapa penjelasan mengenai Sabung ayam bangkok , Ayam bangkok pertama kali di temukan di perdalaman Bangsa cina pada 1400 SM. Ayam ini bervariasi ini acap kali kali dihubungkan dengan aktivitas permainan sabung ayam (adu ayam). dan seiring bejalannya waktu , lama kelamaan kesibukan sabung ayam makin meluas dan merambat pada pencarian benih-bibit petarung yang andal. Pada masa itu, bangsa Cina sukses mengawin silangkan ayam kampung mereka dengan beraneka macam ayam mahir dari India, Vietnam, Myanmar, Thailand dan Laos. Para pencari bibit itu berusaha memperoleh ayam yang dapat meng-KO lawan melulu dengan satu kali tendangan.

Berdasarkan penjelasan dari catatan, sekitar seabad lalu, orang-orang Thailand sukses mengejar jagoan baru yang disebut king’s chicken. Ayam ini punya gerakan kencang, pukulan yang mematikan dan saat bertarung otaknya jalan. dan dikenal sebagai ayam bangkok.

Asal tahu saja, jagoan baru hal yang demikian sukses mengalahkan hampir semua ayam domestik di Cina. Inilah yang menyokong orang-orang di Cina menjelajahi hutan cuma untuk mencari ayam absah yang akan disilangkan dengan ayam bangkok tadi. Harapannya, ayam silangan ini dapat mengalahkan keperkasaan mahir dari Thailand itu.

Konon, pada era enam puluhan di Laos nongol sebuah strain baru ayam aduan yang bisa menyaingi kedigdayaan ayam bangkok. Namun setelah terjadi kawin silang yang terus-menerus karenanya nyaris tak diketahui lagi perbedaan antara ayam aduan dari Laos dengan ayam bangkok dari Thailand.

Di Thailand dan Laos, ada sebanyak nama penyabung mesti dicatat, seperti Vaj Kub, Xiong Cha Is dan kolonel Ly Xab. Pada 1975, ayam bangkok milik Vaj Kub sempat menguasai Nampang, ajang adu ayam yang cukup bergengsi di negeri PM Thaksin Sinawatra itu. Ayam yang memiliki nama Bay itu adalahsalah satu hasil tangan dingin Vaj Kub dalam melatih dan mencari bibit ayam aduan yang handal.

Berdasarkan penjelasan dari Iwan, Thailand memang tidak perlu diragukan lagi sebagai negara penghasil ayam bangkok unggul. Pun sektor ini telah ditentukan sebagai penambah devisa negeri gajah putih tersebut. Dari Thailand bisnis ayam aduan ini tak cuma merambah lokasi Asia Tenggara saja, tetapi meluas ke Meksiko, Inggris dan Amerika Serikat.

Ada kultur yang berbeda antara sabung ayam di Thailand dan negara kita. Di Thailand, ayam yang bertarung tidak diizinkan memakai taji atau jalu. Hasilnya, ayam yang diadu itu jarang ada yang hingga mati. Kebalikannya di Indonesia, ayam aduan hal yang demikian malahan dibekali taji yang tajam. Taji justeru menjadi senjata pembunuh lawan di kancah.



SABUNG AYAM TORAJA
Sejarah Ayam tarung

Ini adalah beberapa penjelasan mengenai Sabung ayam Toraja , sabung ayam toraja merupakan unggas yang umum dipelihara orang guna dimanfaatkan untuk kebutuhan hidup pemeliharanya. Ayam peliharaan (selanjutnya disingkat “ayam” saja) adalah keturunan langsung dari di antara subspesies ayam hutan yang diketahui sebagai ayam hutan merah (Gallus gallus) atau ayam bangkiwa (bankiva fowl)

Species ayam toraya ini bisa di bilang menjadi salah satu sabung ayam pertarung terbaik , karena memiliki mental yang kuat . Kawin silang antarras ayam sudah menciptakan ratusan galur unggul atau galur murni dengan bermacam-macam-ragam fungsi; yang betul-betul lazim yakni ayam potong (untuk dipotong) dan ayam petelur (untuk dipungut telornya). Ayam biasa bisa pula dikawin silang dengan kerabat dekatnya, ayam hutan hijau, yang menjadikan hibrida mandul yang jantannya diketahui sebagai ayam bekisar.

Dengan populasi lebih dari 24 milyar pada tahun 2003, Firefly’s Bird Encyclopaedia mengungkapkan terdapat lebih tak sedikit ayam di dunia ini ketimbang burung lainnya. Ayam memasok dua sumber protein dalam pangan: daging ayam dan telur.

Dari sudut pandang tradisional peternakan ayam dalam domestikasi spesies ini termaktub dalam Encyclop√¶dia Britannica (2007): “Manusia kesatu mendomestikasi ayam asal India untuk keperluan adu ayam di Asia, Afrika, dan Eropa. Tidak terdapat perhatian khusus diserahkan ke buatan telur atau daging

Berdasarkan dari Habitatnya, Berikut Penjelasannya :

Ayam peliharaan berasal dari domestikasi ayam hutan merah (ayam bangkiwa, Gallus gallus) yang hidup di India. Melainkan demikian, pengujian molekular menampakkan dapat jadi sumbangan plasma nutfah dari G. sonneratii, karena ayam hutan merah tak memiliki sifat kulit warna kuning yang menjadi di antara ciri ayam peliharaan.


Sekedar informasi, jika anda ingin bermain sabung ayam online via handphone, atau via komputer anda bisa langsung mengunjugi Bandar yang ada di list bawah, agar memudahkan anda menemukan bandar yang anda cari. berikut link yang boleh anda tuju :
Demikianlah artikel tentang Sejarah Ayam tarung, dan Ayam bangkok yang jarang di ketahui, semoga artikel ini bermanfaat .

Terima kasih, Salam ayam jago!

1 komentar:

judi

close
judi togel