Breaking

Selasa, 31 Oktober 2017

7 Teknik Tarung Juara

Ayam bangkok yang ingin jadi ayam juara tidak cukup bermodalkan stamina dan fisik yang berpengaruh saja. Ia juga harus punya teknik tarung yang baik ketika menghadapi lawannya. Dengan teknik tarung yang baik, ditunjang fisik dan stamina prima, ayam tersebut niscaya akan memenangi setiap tarung dan menjadi ayam bangkok istimewa di kelasnya.

Teknik Tarung

Nah, teknik tarung ayam bangkok sendiri secara umum dibedakan menjadi 2, yaitu teknik bertahan (deffense) dan teknik menyerang (offense). Pada artikel kali ini kita akan membahas ihwal kedua teknik dan gaya tarung ayam tersebut, mulai dari jenis serta keunggulannya.

  1. Tarung Birma
  2. Pakan menurut Tipe Tarung
  3. Cara Merawat sebelum Diadu

Teknik Bertahan

Teknik bertahan dari serangan dan pukulan lawan (deffense) sangat penting bagi ayam untuk meminimalkan imbas yang ditimbulkan dari setiap manuver lawan yang menyasar tubuhnya. Ayam bangkok trah juara biasanya sudah mempunyai sifat bawaan kemampuan bertahan yang baik yang diturunkan dari induknya. Akan tetapi teknik bertahan juga sanggup dilatih pada ayam melalui adaptasi dan abaran dalam tempo singkat.

Teknik bertahan dalam tarung ayam bangkok dibedakan menjadi beberapa macam, di antaranya teknik ngalung, teknik ngunci, teknik kontrol, dan teknik ngeles.

1. Teknik Ngalung

Teknik ngalung ialah teknik bertahan yang paling umum dipakai kebanyakan ayam bangkok untuk menghindari serangan. Ayam dengan teknik ini akan mengalungkan lehernya ke leher lawan  sehingga kepalanya bebas dari patukan atau pukulan. Ayam yang bermain dengan tipe bertahan ibarat ini umumnya akan banyak bergerak dan menghabiskan tenaganya secara sia-sia. Ia harus memutari badan lawannya untuk mempertahankan posisinya biar terbebas dari serangan.

Di sisi lain, ayam dengan teknik ngalung umumnya juga akan mempunyai pukulan yang keras, akan tetapi serangan dan pukulannya ini biasanya tidak mengarah pada pecahan vital dari badan lawan. Pukulan yang dilancarkan olehnya paling-paling hanya menyasar tempat di belakang leher, ibarat dada, sayap, dan punggung.

2. Teknik Ngunci

Ayam bangkok dengan teknik kuncian yang baik akan sulit dipukul lawan. Teknik ngunci dilakukan umumnya oleh ayam yang sering main bawah. Kepala dan lehernya akan masuk ke sela-sela kaki atau sayap. Jika masuk ke sayap, peluang ayam tipe ngunci untuk mematuk akan lebih besar, terutama bila beliau punya otot leher yang rapat dan panjang.

3. Teknik Kontrol

Teknik kontrol dimiliki ayam yang sering main atas. Kepalanya tegak berdiri, lebih tinggi dari ayam lawan. Teknik ayam kontrol dalam bertahan ialah dengan mengontrol setiap gerakan kepala ayam lawan. Ia akan terus mengikuti gerakan lawan yang biasanya mengitari tubuhnya. Keunggulan ayam dengan tipe bertahan ibarat ini ialah staminanya yang infinit sampai babak pertandingan usia.

4. Teknik Ngeles

Nah, jurus ngeles ternyata bukan cuma dimiliki para potikus kita. Jurus ini ternyata juga sering dipakai oleh beberapa ayam aduan sebagai teknik bertahan. Ayam yang cerdik ngeles dari pukulan lawan ialah ayam berkualitas. Meski secara gerakan beliau dikontrol oleh ayam lawan, namun sebab kemampuannya dalam menghindari pukulan terbilang baik, ayam ini biasanya akan higienis dan minim luka sehabis bertarung.

Teknik Menyerang

Setelah membahas ihwal teknik bertahan, selanjutnya kita akan membahas ihwal teknik menyerang yang biasanya diluncurkan ayam bangkok untuk memukul lawannya. Teknik menyerang pada ayam aduan bisa dikategorikan menjadi 3, yaitu teknik jorok, teknik dorong, dan teknik shamo.

5. Teknik Jorok

Teknik jorok ialah teknik menyerang yang dilakukan dengan terus memukul badan ayam lawan di pecahan manapun yang sekiranya bisa dipukul. Ayam-ayam dengan teknik menyerang ibarat ini umumnya akan mempunyai pukulan yang sangat berpengaruh di awal babak, namun kekuatan pukulan itu akan melemah dengan sendirinya seiring berjalan waktu. Ayam tipe jorok akan sulit memenangkan lawan yang punya teknik bertahan baik. Setelah kelelahan memukul, tubuhnya akan lemas sehingga gampang diserang balik oleh lawannya.

6. Teknik Dorong

Teknik dorong merupakan teknik tarung ayam bangkok yang cukup baik dilakukan untuk mendapat posisi sempurna sebelum memukul. Teknik dorong menciptakan ayam lawan terus terdorong mundur sehingga gerakannya lambat dan lengah. Ayam dengan teknik dorong akan dengan gampang memenangkan laga, terutama kalau beliau punya pukulan yang berpengaruh dan akurat. Akan tetapi, sulit menemukan ayam dengan teknik menyerang ibarat ini sekarang.

7. Teknik Shamo

Teknik shamo merupakan teknik tarung khas yang dimiliki ayam shamo dari Jepang. Teknik shamo merupakan adonan dari teknik dorong dan teknik pukul akurat. Ayam dengan teknik ini akan memepet lawannya sampai posisinya terjepit. Setelah ada kesempatan bagus, ayam akan terbang dan mengarahkan jalu dan cakarnya ke pecahan kepala ayam. Dengan sekali pukul saja, ayam dengan teknik shamo kadang kali bisa menciptakan lawannya gagar otak dan terkapar.

Nah, itulah beberapa teknik bertarung yang umumnya dimiliki ayam bangkok aduan. Akhir kata, saya ucapkan terimakasih telah membaca artikel sederhana ini. Oh ya, ayam bangkok Anda punya teknik tarung ibarat apa ya?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

judi

close
judi togel