Breaking

Senin, 30 Oktober 2017

Cara Memelihara Untuk Cetak Juara Tarung

Peternak ayam bangkok pemula umumnya sering mengalami kebingungan ketika menghadapi hobi barunya dalam menghadapi ayam bangkok. Kebingungan yang timbul terutama terkait dengan bagaimana cara memelihara ayam bangkok kesayangan yang sudah dibelinya supaya sanggup tumbuh besar menjadi ayam jawara. Padahal, pemeliharaan ayam bangkok mulai usia anakan sampai siap ditarungkan sebenarnya terbilang cukup mudah. Pemeliharaan ayam bangkok umumnya hanyalah berkecimpung pada persoalan pakan, kandang, memandikan, perhiasan dan jamu, serta pengendalian penyakit.

Cara Memelihara

Cara memelihara ayam bangkok memang berbeda dengan cara memelihara ayam kampung. Ayam bangkok harus dipelihara secara lebih intensif sesuai dengan tujuan utama pemeliharaannya, yakni mencetak ayam-ayam yang hebat bertarung.

  1. Cara Memilih
  2. Cara Merawat Anak
  3. Ciri Betina yang Baik untuk Indukan
Berikut ini ada 5 poin penting dalam pemeliharaan ayam bangkok yang mungkin harus Anda pahami, terutama bagi Anda yang masih terbilang gres berkecimpung dalam hobi ini.

1. Pakan

Pemeliharaan ayam bangkok tak akan pernah lepas dari persoalan pakan. Pakan merupakan modal awal yang dibutuhkan ayam untuk sanggup tumbuh menjadi jawara tarung. Selain itu, pakan juga merupakan variabel pemeliharaan yang menghabiskan paling banyak uang. Oleh karenanya, pertolongan pakan haruslah diperhatikan betul-betul. Jika salah, uang yang kita keluarkan untuk penyediaan pakan sanggup jadi tidak akan menunjukkan hasil menyerupai yang kita harapkan.

Pemberian pakan ayam bangkok haruslah diubahsuaikan dengan umurnya. Untuk ayam bangkok dewasa, pertolongan pakan juga perlu diubahsuaikan dengan gaya bertarungnya.

Untuk ayam bangkok tipe pukul, jagung merupakan jenis pakan yang paling baik. Jagung kaya akan karbohidrat, zat penting yang menunjang terciptanya ayam bangkok dengan pukulan besar lengan berkuasa dan akurat.

Adapun untuk ayam bangkok tipe jalu, pertolongan pakan yang terbaik yakni pakan dengan kandungan tinggi protein tapi rendah lemak. Voor 592, voor 594, beras merah, gabah, dan konsentrat sanggup dipilih untuk ayam bangkok dengan tipe tarung ini.

Pemberian pakan sebaiknya dilakukan sekali sehari dalam jumlah tercukupi, tepatnya pada ketika sore hari. Ritme dan penyesuaian pertolongan pakan sekali sehari menurut pengalaman saya ternyata sanggup menjaga nafsu makan, stamina, serta kekuatan ayam bangkok dalam jangka panjang.

2. Mandi

Tidak menyerupai ayam kampung yang biasa membersihkan tubuhnya dengan bergumul debu, ayam bangkok perlu dimandikan dengan air higienis setiap pagi hari. Memandikan ayam bangkok penting untuk menjaga kebersihannya, meningkatkan kesegaran, serta melindunginya dari serangan penyakit. Bagi yang mungkin masih kaku dan belum tahu ihwal bagaimana cara memandikan ayam bangkok yang benar, Anda sanggup mempelajarinya di artikel pada link ini.

3. Kandang

Berbagai cara memelihara ayam bangkok yang kita lakukan akan sia-sia bila suatu ketika ayam kita terjangkit penyakit lantaran kondisi sangkar yang corok dan lembab. Penyakit flu burung menjadi momok angker bagi para pehobi ayam bangkok, termasuk para botoh bau tanah yang sudah berkecimpung usang dalam hobi ini. Oleh lantaran itu, pemeliharaan ayam bangkok juga perlu memperhatikan kebersihan sangkar yang digunakannya sebagai daerah hidup.

Kandang ayam bangkok haruslah terpagar tinggi bila Anda ingin mereka bebas dari penularan virus dan basil lewat udara. Jangan pula menciptakan sangkar ayam bangkok Anda akrab dengan sangkar pemeliharaan ayam potong, lantaran risiko serangan penyakit ayam menjadi sangat tinggi lantaran kondisi ini.

Ayam bangkok juga perlu dibersihkan secara rutin. Terutama ketika trend hujan, sebisa mungkin kondisi kelembaban tanah di sekitar sangkar harus rendah dan kering. Anda sanggup mengatur drainase tanah untuk mencapai kondisi ini. Selain itu, pemasangan kelambu di sangkar juga efektif untuk mencegah penularan bermacam-macam penyakit dari udara bagi ayam bangkok Anda.

4. Vitamin, Suplemen, dan Jamu

Vitamin,  suplemen, dan jamu juga diharapkan untuk memaksimalkan pertumbuhan, kesehatan, dan stamina ayam bangkok calon jawara tarung. Vitamin dan perhiasan sanggup diberikan secara rutin. Merk dan jenisnya sanggup kita sesuaikan dengan kondisi fisik ayam bangkok Anda. Sedangkan jamu sanggup diberikan sesuai kebutuhan. Untuk varian dan jenis jamunya sendiri, Anda sanggup mempelajarinya pada artikel di link ini.

5. Obat-obatan

Cara memelihara ayam bangkok juga harus diubahsuaikan dengan kondisi kesehatan si ayam. Jika terkena serangan penyakit, obat-obatan harus segera diberikan secepat mungkin sesuai dengan tanda-tanda yang ditimbulkannya.

Perlu diketahui bahwa ayam bangkok sanggup terjangkit beberapa penyakit sekaligus, di antaranya penyakit pilek snot, ngorok, bisul terusan napas, berak kapur, flu burung, cacingan, tetelo, dan masih banyak lagi.

Nah, demikianlah pemaparan sekilas mengenai standar cara memelihara ayam bangkok yang biasa saya terapkan. Pemeliharaan ayam sebenarnya tidak terfokus pada 5 poin di atas. Jenis dan jumlahnya sanggup diubahsuaikan dengan kondisi dari ayam bangkok yang kita pelihara sendiri. Semoga bermanfaat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

judi

close
judi togel