Breaking

Senin, 30 Oktober 2017

Standar Ukuran Yang Harus Botoh Pemula Tahu!

Dalam dunia ayam aduan, kita tentu sering mendengar istilah ukuran ayam. Ukuran ayam ialah istilah yang menggambarkan berat dan tinggi tubuh ayam bangkok. Ukuran ayam sering menjadi standar yang dipakai ketika para botoh akan melaksanakan berkelahi ayam. Nah, pada artikel ini, kita akan membahas wacana ibarat apa sesungguhnya patokan, skala, serta perbandingan ukuran ayam bangkok terkecil hingga ayam bangkok terbesar. Silakan disimak untuk menambah pemahaman Anda.

Standar Ukuran

Ukuran ayam bangkok yang dipakai di Indonesia umumnya mempunyai 6 skala, dimulai dari yang terkecil berukuran skala 5, hingga yang terbesar berukuran skala 10. Sangat jarang ditemukan ayam bangkok yang ukuran bobotnya kurang dari 5 atau lebih dari 10. Rata-rata, ayam bangkok yang dimiliki para bebotoh negeri ini ialah 7-8.

  1. Ciri yang Bagus
  2. Ciri Istimewa
  3. Ciri Betina yang Baik untuk Indukan
Skala 5 hingga 10 ini sesungguhnya merupakan penomoran dari urutan bobot ayam, bukan dari tinggi dan panjangnya ayam yang biasa orang banyak salah tafsirkan. Ayam bangkok skala 5 dipatok rata mempunyai bobot antara 2,0 hingga 2,5 kg, sedangkan ayam bangkok skala 10 dipatok rata mempunyai bobot antara 4,6 hingga 5,0 kg.

Secara lengkap, bobot dari masing-masing skala ukuran ayam sanggup ditunjukan pada tabel berikut:
Skala Ukuran Rata-rata Bobot Badan
5
6
7
8
9
10
2,0 - 2,5 kg.
2,6 - 3,0 kg.
3,1 - 3,5 kg.
3,6 - 4,0 kg.
4,1 - 4,5 kg.
4,6 - 5,0 kg.
Penggunaan skala yang ditampilkan pada tabel di atas umumnya hanya diperuntukan untuk pertandingan ayam kelas kalangan. Untuk pertandingan ayam berkelahi tingkat provinsi dan nasional, penggunaan skala tersebut tidak selalu berlaku. Skala yang dipakai untuk tarung ayam bangkok setingkat provinsi ke atas umumnya mengikuti penamaan yang lebih spesifik sebagai berikut:
  1. Kelas terbang bobot tubuh 2,8-2,89 kg.
  2. Kelas bantam bobot tubuh 2,9-2,99 kg.
  3. Kelas bulu bobot tubuh 3-3,20 kg.
  4. Kelas ringan bobot tubuh 3,1-3,19 kg.
  5. Kelas walter bobot ayam 3,2-3,29 kg.
  6. Kelas menegah bobot tubuh 3,3-3,39 kg.
  7. Kelas menegah super bobot tubuh 3,4-3,49 kg.
  8. Kelas berat ringan bobot tubuh 3,5-3,9 kg.
  9. Kelas penjelajah bobot tubuh 3,6-3,69 kg.
  10. Kelas berat bobot tubuh lebih dari 3,8 kg.

Dari kedua penamaan dan skala ukuran ayam bangkok di atas, sanggup kita simpulkan bahwa dalam berkelahi ayam bangkok, bobot antara 2 ayam yang akan ditarungkan haruslah seimbang. Ayam yang ukurannya lebih besar dipastikan mempunyai tenaga dan kemampuan tarung yang lebih baik. Oleh alasannya ialah itu, seorang yang akan mengadu ayam jagoannya niscaya terlebih dahulu melihat seberapa ukuran ayam lawan. Jika seimbang atau selisih tinggi dan (terutama) bobot keduanya sedikit biasanya barulah mereka mau menurunkan ayam bangkok miliknya.

Nah, demikianlah uraian mengenai standar patokan skala atau ukuran ayam bangkok yang sanggup kami sampaikan. Yang perlu digarisbawahi ialah ukuran bobot ayam bangkok sedikit banyak akan mempengaruhi peluang kemenangan dalam tarung mereka. Oleh alasannya ialah itu, perhatikan dengan seksama ukuran ayam bangkok Anda dan ayam bangkok milik lawan sebelum diadu. Semoga bisa menambah wawasan Anda.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

judi

close
judi togel